JAKARTA - Kolaborasi nyata antara aparat TNI bersama Polri dan warga setempat terpancar jelas dalam percepatan pembangunan plengsengan pada program TMMD Kodim 0823 Situbondo.
Kegiatan yang melibatkan berbagai elemen ini menjadi bukti hidup bahwa semangat gotong royong masih terjaga dengan sangat baik di tengah masyarakat pedesaan wilayah Kabupaten Situbondo saat ini.
Pembangunan infrastruktur fisik ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan warga melalui penyediaan fasilitas penahan tanah yang kokoh guna mencegah terjadinya longsor serta memperlancar saluran drainase lingkungan setempat.
Proses pengerjaan yang berlangsung pada Jumat 27 Februari 2026 tersebut memperlihatkan keharmonisan luar biasa antara petugas berseragam dengan masyarakat sipil yang bahu-membahu menyelesaikan target pembangunan fisik di lapangan.
Sinergitas Tanpa Batas TNI Dan Polri Dalam Pembangunan Desa Terpencil
Kehadiran personel Polri di tengah kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang diinisiasi oleh Kodim 0823 Situbondo memberikan warna tersendiri dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.
Dua institusi keamanan negara ini menunjukkan bahwa mereka tidak hanya bertugas menjaga stabilitas wilayah tetapi juga aktif berkontribusi langsung dalam proses pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan rakyat kecil.
Kebersamaan ini diharapkan dapat terus berlanjut guna memberikan rasa aman serta dampak pembangunan yang nyata bagi warga desa yang selama ini sulit menjangkau akses prasarana yang memadai.
Partisipasi Aktif Masyarakat Situbondo Menjadi Kunci Keberhasilan Program TMMD 2026
Warga setempat tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan plengsengan ini melainkan terjun langsung membantu para prajurit mengangkat material batu dan mengaduk semen dengan penuh rasa semangat.
Antusiasme warga yang tinggi mencerminkan rasa kepemilikan mereka terhadap pembangunan yang sedang dilakukan oleh Kodim 0823 karena menyadari manfaat jangka panjang bagi keamanan lingkungan tempat tinggal mereka.
Gotong royong ini menjadi momentum penting untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini sudah terjalin sangat harmonis dalam berbagai kegiatan sosial maupun kegiatan pembangunan infrastruktur daerah.
Pentingnya Pembangunan Plengsengan Bagi Ketahanan Infrastruktur Dan Lingkungan Desa
Pembangunan plengsengan ini merupakan proyek prioritas dalam agenda TMMD kali ini karena kondisi geografis lahan di sekitar pemukiman warga yang memiliki potensi rawan terjadinya pergeseran tanah saat hujan.
Dengan konstruksi yang kuat dan permanen diharapkan warga tidak lagi merasa khawatir akan ancaman bencana alam yang dapat merusak fasilitas jalan maupun merusak bangunan rumah yang berada di area tersebut.
Selain sebagai penahan tanah plengsengan ini juga dirancang untuk mengarahkan aliran air agar tidak menggenangi pemukiman penduduk sehingga kebersihan lingkungan tetap terjaga dengan sangat baik selama musim penghujan.
Dampak Sosial Dan Ekonomi Dari Kelancaran Program Pembangunan Di Situbondo
Penyelesaian pembangunan prasarana fisik ini secara otomatis akan memberikan dampak positif bagi kelancaran mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas ekonomi harian mereka seperti menuju pasar maupun menuju lahan pertanian.
Infrastruktur yang baik merupakan modal dasar bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat pedesaan sehingga diharapkan angka kesejahteraan di wilayah Situbondo dapat terus meningkat secara signifikan melalui program-program yang tepat sasaran.
Melalui TMMD Kodim 0823 Situbondo pemerintah daerah juga terbantu dalam melakukan percepatan pembangunan di area-area yang sulit dijangkau oleh anggaran reguler daerah sehingga pemerataan pembangunan dapat dirasakan seluruh warga.
Harapan Keberlanjutan Semangat Gotong Royong Pasca Program TMMD Berakhir
Pihak Kodim 0823 Situbondo berharap agar semangat kebersamaan yang telah terbentuk selama pengerjaan plengsengan ini dapat terus dipelihara oleh masyarakat dalam menjaga serta merawat fasilitas yang telah dibangun bersama.
Budaya gotong royong harus tetap menjadi fondasi utama dalam memecahkan berbagai persoalan di desa sehingga kemandirian masyarakat dapat terwujud dengan baik tanpa selalu bergantung sepenuhnya pada bantuan dari pihak luar.
Program TMMD 2026 ini bukan hanya tentang membangun fisik bangunan saja tetapi juga tentang membangun jiwa persatuan dan kesatuan antara aparat negara dengan seluruh elemen rakyat yang ada di Indonesia.