Donyell Malen Menggila, AS Roma Tundukkan Cagliari di Stadio Olimpico

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:32:50 WIB
Donyell Malen Menggila, AS Roma Tundukkan Cagliari di Stadio Olimpico

JAKARTA - Gemuruh Stadio Olimpico kembali pecah pada dini hari tadi saat AS Roma menjamu Cagliari dalam lanjutan pekan Serie A musim 2025/26. Dalam laga yang berlangsung dengan intensitas tinggi tersebut, sorotan utama tertuju pada sosok penyerang lincah, Donyell Malen. Pemain internasional tersebut tampil sebagai pembeda yang memastikan kemenangan Giallorossi dengan performa yang klinis dan penuh determinasi.

Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan pesan kuat bagi para pesaing di papan atas klasemen bahwa tim ibu kota ini masih memiliki taji untuk bersaing memperebutkan posisi elit. Dengan permainan kolektif yang rapi dan lini pertahanan yang disiplin, Roma berhasil membuat tim tamu asal Sardinia tersebut tak berdaya sepanjang sembilan puluh menit jalannya pertandingan.

Sinar Terang Donyell Malen di Lini Depan

Penampilan impresif itu dipersembahkan oleh penyerang Donyell Malen, yang menjadi pahlawan Giallorossi dengan memborong dua gol dan memastikan tiga poin penuh bagi tim ibukota. Sejak peluit pertama dibunyikan, Roma langsung mengambil inisiatif serangan dan menguasai jalannya pertandingan, yang pada akhirnya membuat pertahanan Cagliari keteteran menghadapi kecepatan para penyerang tuan rumah.

Malen membuka keunggulan lewat gol pertamanya pada babak pertama, sebuah gol yang lahir dari pergerakan cerdas di dalam kotak penalti. Belum puas dengan satu gol, ia kembali menggetarkan gawang tim tamu dengan gol keduanya yang memastikan skor akhir 2-0 bagi keunggulan Serigala Roma. Dua gol tersebut sekaligus mencatatkan brace pertamanya bersama Roma di kancah Serie A, sebuah pencapaian yang menandai adaptasi sempurnanya di sepak bola Italia. Penampilan gemilang Malen menjadi sorotan utama media olahraga Eropa, yang menyebutnya sebagai “masterclass” karena gol-golnya datang dari eksekusi klinis yang sulit dihentikan oleh bek lawan.

Dominasi Total Giallorossi di Kandang Sendiri

Sepanjang laga, Stadio Olimpico benar-benar menjadi saksi dominasi Roma atas tamunya. Gol cepat dan tekanan berkelanjutan dari Roma membuat Cagliari sulit keluar dari blok pertahanan sepanjang laga. Strategi yang diterapkan oleh pelatih Roma berjalan dengan sangat mulus; tim tuan rumah mendominasi penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang dibandingkan tamunya.

Gasperini pun tak segan memberikan apresiasi tinggi atas performa anak asuhnya tersebut. Menjalankan taktik ofensif yang efektif serta pertahanan solid yang membuat Cagliari tak mampu mencetak gol merupakan kunci keberhasilan malam itu. Soliditas di lini belakang memberikan rasa aman bagi para pemain depan untuk terus mengurung pertahanan lawan, memaksa Cagliari hanya bisa bertahan dan mengandalkan serangan balik yang jarang membahayakan gawang Roma.

Dampak Kemenangan Terhadap Persaingan Papan Atas

Dengan kemenangan ini, Roma tidak hanya mengamankan tiga poin penting tetapi juga mengesankan posisi mereka di papan atas klasemen Serie A, menjadikan mereka pesaing kuat untuk zona kompetisi Eropa. Kemenangan atas Cagliari menjadi momentum krusial, mengingat persaingan di zona empat besar musim ini berjalan sangat sengit dengan selisih poin yang sangat tipis antar klub.

Pasca kemenangan atas Cagliari, AS Roma meningkatkan posisinya dan kini memiliki poin yang sama dengan Juventus, yang baru saja bermain imbang. Keberhasilan menyamai perolehan poin Si Nyonya Tua menempatkan Roma di empat besar atau sangat dekat zona kompetisi Eropa di klasemen Serie A. Pencapaian ini diharapkan dapat memacu semangat para pemain untuk terus menjaga konsistensi di laga-laga berikutnya.

Nasib Cagliari di Papan Tengah Klasemen

Di sisi lain, kekalahan ini memaksa Cagliari untuk pulang dengan tangan hampa. Meskipun telah berupaya meredam serangan tuan rumah, perbedaan kualitas individu dan kolektivitas tim tampak cukup mencolok dalam laga kali ini. Cagliari kini harus segera berbenah jika ingin memperbaiki posisi mereka sebelum musim berakhir.

Sementara itu, Cagliari tetap berada di posisi tengah klasemen dengan poin yang sama seperti sebelum laga, mencerminkan tantangan konsisten bagi tim Sardinia tersebut. Kegagalan mencuri poin di Olimpico membuat mereka harus bekerja lebih keras pada pertandingan pekan depan untuk menjauh dari kejaran tim-tim di bawahnya dan memastikan posisi yang lebih aman di zona tengah.

Terkini