KEMENAG

Transformasi Humas: Kemenag Bengkulu dan RBTV Pererat Kerja Sama Digital

Transformasi Humas: Kemenag Bengkulu dan RBTV Pererat Kerja Sama Digital
Transformasi Humas: Kemenag Bengkulu dan RBTV Pererat Kerja Sama Digital

JAKARTA - Era disrupsi informasi menuntut instansi pemerintah untuk tidak hanya bekerja secara nyata di lapangan, tetapi juga terampil dalam mengomunikasikan kinerjanya kepada khalayak luas. Menyadari urgensi tersebut, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Bengkulu mengambil langkah proaktif dengan merangkul media massa sebagai mitra strategis. Langkah ini dipandang krusial guna memastikan setiap kebijakan keagamaan dan program kerja pemerintah dapat terdesentralisasi dengan baik hingga ke lapisan masyarakat terbawah melalui platform yang modern dan adaptif.

Upaya nyata ini tercermin dalam kunjungan kerja yang dilakukan jajaran pimpinan Kemenag ke salah satu stasiun televisi lokal terbesar. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si., melakukan media visit ke Rakyat Bengkulu Televisi (RBTV), Selasa (03/02). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi komunikasi publik antara Kementerian Agama dan media massa di Bengkulu, sekaligus menjadi jembatan untuk menyelaraskan narasi program keagamaan dengan dinamika media digital saat ini.

Sinergi Strategis Demi Efektivitas Program Pemerintah

Kunjungan ini bukan sekadar pertemuan formalitas, melainkan sebuah dialog konstruktif mengenai masa depan komunikasi birokrasi. Dalam kunjungan tersebut, Kakanwil didampingi jajaran kepala bidang dan pembimbing masyarakat (pembimas) di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu. Kehadiran para pejabat teras ini menunjukkan komitmen kolektif Kemenag dalam membenahi manajemen informasi publik. Rombongan disambut langsung oleh General Manager RBTV Muhammad Tasron, M.Si., bersama tim redaksi dan kru Rakyat Bengkulu Media Group (RBMG).

Kegiatan diawali dengan audiensi bersama yang berlangsung hangat dan dialogis. Pada kesempatan itu, Kakanwil, Saefudin, menegaskan pentingnya peran media dalam mendukung keberhasilan program-program pemerintah, khususnya di lingkungan Kementerian Agama. Ia menggarisbawahi bahwa kesuksesan sebuah instansi tidak hanya diukur dari kinerja internal, tetapi juga dari sejauh mana publik mengetahui dan memahami apa yang telah dikerjakan.

Membangun Jembatan Komunikasi Antara Birokrasi dan Publik

Tantangan utama birokrasi saat ini adalah memecahkan kebuntuan informasi yang sering kali membuat masyarakat merasa jauh dari program pemerintah. Menurut Saefudin, birokrasi tidak cukup hanya bekerja dengan baik di internal, tetapi juga harus mampu membangun manajemen komunikasi publik yang kuat. Tanpa dukungan komunikasi yang efektif, berbagai program dan kebijakan yang dirancang untuk kepentingan masyarakat berpotensi tidak tersampaikan secara utuh dan merata.

Filosofi kerja yang dianut Kemenag Bengkulu saat ini adalah transparansi dan aksesibilitas. “Media memiliki peran strategis sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Sinergi yang baik akan memastikan setiap program Kementerian Agama dapat dipahami, diterima, dan dirasakan manfaatnya oleh publik,” ujar Saefudin. Dengan melibatkan media televisi dan jaringan media daring, diharapkan tidak ada lagi sekat informasi antara pengambil kebijakan dan penerima manfaat di tingkat akar rumput.

Digitalisasi Publikasi dan Implementasi Asta Protas

Fokus utama dari kolaborasi ini adalah adaptasi terhadap teknologi terbaru dalam dunia penyiaran dan media sosial. Lebih lanjut, Kakanwil menyampaikan bahwa ke depan kerja sama antara Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu dan RBTV akan terus diperkuat. Penguatan tersebut diarahkan pada pengembangan digitalisasi publikasi yang lebih maksimal dan adaptif terhadap perkembangan media saat ini. Langkah ini diambil agar Kemenag tidak tertinggal dalam tren konsumsi informasi masyarakat yang kini lebih banyak melalui platform digital dan audiovisual.

Target jangka panjang dari kerja sama ini adalah penyebarluasan program unggulan yang sistematis. Digitalisasi ini bertujuan agar berbagai program prioritas Kementerian Agama yang tertuang dalam Asta Protas dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Dengan visualisasi yang menarik dan narasi yang mudah dipahami melalui siaran televisi, pesan-pesan moderasi beragama, pelayanan haji, hingga pendidikan keagamaan diharapkan dapat lebih efektif memengaruhi opini publik secara positif.

Eksplorasi Teknologi Melalui Media Tour di Studio Produksi

Sebagai bentuk keseriusan dalam mempelajari tata kelola media, rombongan Kemenag juga melihat langsung dapur produksi informasi. Usai audiensi, kegiatan dilanjutkan dengan media tour untuk melihat langsung studio siaran dan ruang produksi RBTV. Proses ini memberikan gambaran nyata bagi jajaran humas Kemenag mengenai bagaimana sebuah berita diolah dari data mentah menjadi sajian informasi yang menarik bagi pemirsa.

Media tour ini menjadi sarana pembelajaran dan referensi bagi Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu dalam menguatkan tata kelola kehumasan, khususnya dalam pemanfaatan teknologi dan digitalisasi publikasi ke depan. Dengan mengamati pola kerja di stasiun televisi profesional, Kanwil Kemenag Bengkulu berharap dapat meningkatkan standar produksi konten internal mereka, sehingga setiap rilis informasi yang dikeluarkan memiliki kualitas yang setara dengan standar media profesional dan siap dikonsumsi oleh masyarakat digital 2026.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index